Sunday, October 11, 2020

Soal Cemburu



Dedaun hijau itu terangguk-angguk ditiup angin

Batang pohonnya segar disinar matahari

tatkala dua belas tengahari

Seolah redha

Seolah pasrah

Seolah cukup serba serbi

Betapa aku cemburu


Semut berbadan hitam berbontot merah

Lihatnya santai mendaki batu

Sambil membawa bebanan tanah

Gigih mengheret satu persatu

Ahh...

Benar-benar aku cemburu


Kita manusia terlalu cepat mengadu

Terlalu banyak persoal waktu

Itu begini... begini begitu

Dikira rapi satu persatu


Sambil bulan berganti bentuk

Bertanyakan nasib semana boleh

Menghempap setimpal hingga terduduk

Adakah tuhan masih kasih.




12102020

seremban.




Thursday, January 23, 2020

adiwira papa



adiwira,
papamu terkurung dalam kotak menunggu
memutarkan roda menyalakan lampu
untuk siapa papa tak tahu
hati teringin ketawa denganmu

adiwira,
rasa bersalah papa terkumpul
papa tak nyanyi karya john dan paul
jauh sungguh kita berdua
semoga tuhan memberi masa

adiwira,
petiklah gitar papa nak dengar
perdayakan papa yang sedih dan gusar
mari sayang kita belayar
meredah laut dan halilintar

adiwira,
papahkan papa bila papa dah tua
jagakan mama dan kakakmu juga
siapalah lagi nak papa harapkan
kalau bukan adiwira kesayangan.



03.35 petang. 24012020

*untuk idris

Tuesday, October 22, 2019

cantik yang hilang

sepanjang masa memikirkanmu
hatiku teriak tanpa berpada
sampah-sampah ini aku kutip
semata memandangmu dari luar jendela

iya cantik itu terpadam
bersama gelojoh hisab semalam
atau semata jijik-jijik butiran dendam
katakan padaku biarku hadam

dan cantik itupun luntur
dicuci kotor dosa-dosaku
apalagi yang ada padaku
.... apalagi yang ada padaku

Wednesday, July 3, 2019

demi tuhan aku



demi tuhan aku tak tipu
runtun sedih sesah kalbuku
beginikan aku, aku begini
begitukan aku, aku begitu.

dan malaikat mula mengira
yang satu satu yang dua dua
tiada sedekah tiada percuma
kutatang tatang kujaja jaja

             selayaknya aku dihitung

demi tuhan sejujurnya lelah
memikul kati-kati pahala
hanya untuk mendukung dosa
memeluk sebujur tubuh yang kosong

yang satu satu berganda dua
apatah lagi dua dan tiga
setiap nikmat itu natijah
setiap kalimat disangga ludah

                apa ini selayakku?




Tuesday, December 26, 2017

heart next to you

intro

verse:
took some time for me to realise
all the games and all these lies
are reflection of our souls
and we wanted to grow old together baby
old together baby
oh we were naive

we thought it's all over
but no it ain't over
and i...i...
just can't keep my heart next to you

bridge:
ooo...

chorus:
take it all away
take these memories away
no i won't be okay
and i don't want to stay

there are things that you do
the way that you did
it stuck like a glue
you were all that i need

and the faces of you kept haunting me

bridge

solo

verse (altered)

chorus

outro



2,36am
seremban

Monday, December 4, 2017

aku berjalan lagi
menyusuri lorong memori kita bersama
meniti titi kecil sebuah kenangan
termenung sambil tersenyum

betapa kita suatu ketentuan
oleh bait-bait hening bandar anggerik 
    di kala malam
    di bangku batu
    di taman itu.

Oh betapa kita suatu ketentuan.



05122017
seremban
1.28petang

Tuesday, September 12, 2017

antara terbang dan buli

ruang
aku perlu ruang
  untuk jatuh bersama daun-daun kering
  aku mahu pejam dan terbang bersama rasa asing
seperti dulu-dulu

tapi masa itu cemburu
pada hakikat yang kita ini bebas
menutup kabur apa yang jelas
sehingga aku terkapai
buta


keluhan rindu semakin sepi
rintihan jiwa tidah berbunyi
jadilah kita umpama robot-robot manusia
tiada rasa pada frasa-frasa syurga dunia kita bersama

aku terbuli.



13092017
seremban
1.46pagi
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...