Tuesday, December 6, 2016

kepingan rasa


merangkak sekeping jiwa; longlai
pecah
terpisah
berderai
   menjadi keping-keping kecil,
tiapnya cerita perihal dongengan pak pandir
hadir bersama seantero pahit dan manis
luka-luka dan kudis-kudis kehidupan
cantik-cantik dan huduh-huduh kebenaran

rela ia terdampar
rela ia terbiar
rela ia dipijak

berikan aku secawan kopi; mari aku kisahkan...

1 comment:

FAKE said...

Rindunya la nak baca puisi2 fit

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...